Quotes Film KMGP – Kata Mutiara

Ketika Mas Gagah Pergi the Movie meninggalkan banyak kisah inspiratif bagi penontonnya. Bahkan ada beberapa penonton yang menonton berkali kali di bioskop hingga dapat menghapal semua dialog yang ada di film. Katanya mereka kagum dengan dialog-dialog di film KMGP the movie. Berikut ini adalah sebahagian kutipannya:

KMGP Quotes 1

“Kalo emang loe gak setuju dengan suatu kebaikan yang mungkin belum loe pahami, loe bisa coba untuk menghargainya.”

Ini adalah petikan dari film KMGP yang paling terkenal. Pertama kali Mas Gagah (Hamas Syahid) mengucapkan dialog ini pada pada Gita (Aquino Umar). Lalu Mas Gagah ucapkan pada Tika, lalu Tika menduplikasi dengan gaya bahasanya saat berjumpa Gita di sekolah. Tika saat itu telah meggunakan jilbab.

Pengulangan pengucapan tidak membuat penonton bosan, malah semakin tertancap di benak mereka. Apalagi setelah diucapkan oleh Tika (Meita Rizki Nurmala) dengan gaya anak muda kekinian, semakin membuat penonton tidak merasa digurui.

KMGP Quotes 2 Hijrah

“Hijrah itu pindah, berubah, move on. Moving on where (what) Allah says Yes. Yes ke sesuatu yang lebih baik. Yes meninggalkan kemaksiatan dan kemungkaran. Dalam hati, perkataan, dan perbuatan.”

Film @kmgpthemovie tidak hanya bertabur pesan tetapi secara sinematik pun memiliki makna yang dalam. Pengambilan gambar dilakukan juga untuk memperkuat pesan dan memiliki filosofi tersendiri.

Perhatikan gambar di atas. Yudi berjalan dari arah masjid menuju bus untuk berdakwah. Di adegan berikutnya nampak Gita yang nggak suka diceramahi keluar bus dan berjalan menjauhi masjid. Ada yang mengajak pada kebenaran. Ada yang menjauhi dan menolak kebenaran itu.

KMGP Quotes 3

“Allah tak memberi sembarang cobaan melainkan sesuai batas kemampuan hambaNya. Berbahagialah Gagah tiap kali kita melampaui ujian. Jalan kita kian dekat padanya.”

Ini adalah dialog Kyai Ghufron (Salim A. Fillah) lewat telepon, yang memberi nasehat kepada Mas Gagah (Hamas Syahid) saat Gagah curhat tentang persoalan dia dengan Gita (Aquino Umar) adiknya.

KMGP Quotes 4

“Life too short to spend a boring time. Have fun! Work hard, Play hard.” kata Mas Gagah pada Gita saat Mas Gagah mengajak Gita liburan ke Turky atau Korea Selatan. (ada typo dikit pada gambar. tapi udah males mengubahnya. Hehe)

KMGP Quotes 5

“Ini nasyid, Gita. Bukan sekedar nyanyian. Tapi zikir.”

Gita protes kenapa lagu-lagu yang distel Mas Gagah selalu nyanyian orang Arab. Mas Gagah pun menjelaskan bahwa yang didengarnya saat ini adalah nasyid yang bukan sekedar nyanyian, tapi ada zikir kepada Allah.

KMGP Quotes 6

“Gagah cuma sedang belajar melakukan sesuatu yang Gagah anggap itu benar. Ya Rabbana…”

Penjelasan Mas Gagah kepada Mama (Wulan Guritno) dan Gita tentang perubahan yang ada dalam dirinya sepulangnya dari Ternate dan Halmahera Selatan.

KMGP Quotes 7

“Hidup ini terlalu singkat untuk disia-siakan.”

Mas Gagah sangat efisien pada waktu yang digunakan. Tidak sedetik pun ingin dilewatkannya untuk hal-hal yang tidak berguna.

KMGP Quotes 8

“Bukankah Rasulullah uswatun hasanah? Teladan terbaik?”

Gita si Dek Manis mengambil contoh beberapa orang yang dikenalnya alim, tetapi Mas Gagah ngejelasin bahwa teladan terbaik yang harus diikuti adalah Rasulullah SAW.

KMGP Quotes 9

Gita: “Sekarang Mas lebih ngerti soal agama daripada Gita. Suka ceramahin Gita. Tapi kenapa sih Mas nepatin janji aja tuh nggak bisa? Emangnya Kyai Mas itu ngajarin kayak gitu ya?”

Gagah: “Iya Mas ngaku salah. Tapi nggak usah bawa-bawa Kyai Ghufron dalam hal ini, Dek!”

Gita nggak suka kepada Mas Gagah yang selalu menasehati dirinya untuk dengan hal-hal yang berbau agama tetapi Gita protes juga ternyata Mas Gagah tidak bisa menepati janji. Tidak sesuai omongan dengan kelakuan. Gita curiga bahwa Mas Gagah mengikuti aliran sesat yang diajarkan oleh Kyai Ghufron kepada Gagah.

KMGP Quotes 10

“Husnudzon atau berprasangka baik akan mengokohkan persaudaraan dan persahabatan. Karena itu bila kita mendengar kabar tak enak, daripada menduga-duga, lebih baik kita tabayyun.”

Gita kembali mendengar ceramah Yudi di bus. Gita merasa bahwa Yudi (Masaji Wijayanto) adalah utusan Mas Gagah yang disuruh ceramah di bus lalu menyindirnya. Gita marah pada Yudi, dan Yudi pun mengalah lalu segera turun dari bus.

KMGP Quotes 11

“Emang bersatu itu harus sama gitu? Boleh dong beda-beda. Kan beda itu kece! Contohnya negara kita. Negara kita punya banyak sekali….”

Gita merasa selalu berbeda paham dengan Mas Gagah. Gita pun curhat pada Tika. Tapi oleh Tika pun diceramahi yang didengar Gita kayak guru sejarah..

KMGP Quotes 12

“Mungkin jalan kita kelihatan susah, karena kita banyak lupa sama yang Maha Punya.”

Dialog di atas adalah nasehat Mas Gagah kepada tiga preman yang diperankan oleh Epy Kusnandar, Abdur Arsyad, dan Bagya Mutamar.

Petikan kata atau kata Mutiara di film ini lengkapnya bisa dilihat di sini:

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: