TVM Karena Aku Cinta Baginda Nabi: Memakmurkan Masjid

Karena Aku Cinta Baginda Nabi (KACBN) seri Memakmurkan Masjid ini adalah judul TVM (Televisi Movie) yang akan ditayangkan di RCTI sebagai program spesial Idul Adha di tanggal 5 Oktober 2014 pukul 21.00 wib. Meski tadinya, judul ini akan ditayangkan di bulan puasa tahun 2014 namun karena satu dan lain hal, maka masa tayangnya berganti momen.

Sebelumnya judul ini pernah diproduksi sinemart sebagai TVM dengan judul yang sama di tahun 2013 dengan cerita dan pemain yang berbeda.

Karena Aku Cinta Baginda Nabi: Memakmurkan Masjid ini berkisah tentang IQBAL (Cholidi Asadil Alam) seorang santri yang disuruh oleh kyainya untuk mencari masjid yang terlantar dan mengurus masjid itu. IQBAL pun merantau ke pinggiran Jakarta dan menemukan masjid yang terbengkalai dan telah menjadi sarang binatang. Dengan bantuan anak-anak di situ, Iqbal membersihkan masjid dan mulai menghidupkan kembali. Iqbal juga didukung oleh Pak Gozali (Aspar Paturusi) dan anaknya Azizah (Donita), juga Ilham (Adam Andrean) yang bahu membahu menyediakan perlengkapan pengeras suara dan alat penerang di masjid yang tak terurus.

Tetapi niat baik Iqbal ternyata tidak berjalan mulus, Pak RT (Aldisar Safar) memperingatkan bahwa masjid dan tanah pekarangannya telah dijual oleh ahli waris tanah itu yaitu Bamput (Aden 3 Bajaj). Saat azan mulai kembali berkumandang di masjid itu, Bamput dan kawannya Jarot (Isa 3 Bajaj) mengancam Iqbal agar segera hengkang dari masjid itu. Jika tidak, maka mereka akan menggunakan cara kekerasan. Usaha Bamput ini pun didukung oleh Guris (Toro Margen) dan Ciyeng (Melky 3 Bajaj). Mereka memfitnah Iqbal telah memperkosa Tisa (Putri Titian) anak kedua Pak Gozali yang juga pacar Bamput.

Iqbal pun dihakimi warga dan memasukkannya ke sebuah gudang. Untung saja Ilham datang membantu bersama Pak RT, Azizah, dan beberapa warga yang pro kepada kegiatan Iqbal. Setelah Iqbal berhasil dibebaskan, usahanya memakmurkan masjid terus mengalami kendala karena niat jahat Bamput Cs dan Pak Guris yang tidak suka dengan kegiatan-kegiatan keagamaan.

Lalu bagimanakah akhir cerita ini, silahkan saksikan sendiri di RCTI tanggal  5 Oktober 2014 jam 21.00 wib.

Pemain:

Cholidi Asadil Alam, Donita, Putri Titian, Aden Bajaj, Isa Bajaj, Melky Bajaj, Meyda Sefira, Sylvia Fuly, Dafi TH, Toro Margen, Aspar Paturusi, Merry Mustav, Aldisar Safar, Vera Detty, Adam Andrean, Cindy Fatikasari, Tengku Firmansyah, Sylvia Fully, Cheppy Chandra, Syaiful Amri, Atet Zakaria.

Kru:

Sutradara: Firman Syah

Penulis Skenario: Habiburrahman El Shirazy

Produser: Leo Sutanto

Line Produser: Dani Sapawie

Produser Pelaksana: Apriansyah, Eka Rahendra

Penata Kamera: Rudy Koerwet

Asisten Kamera: Yudi Akso, Kang Cecep.

Editor: Rizal Basri

Penata Artistik: El-Badrun, Yangkie Saleh.

Penata Suara: Adimolana, Fivo, Amris Jambi.

Asisten Sutradara: Oman Haeruman, Enung Damanhuri.

Skejul: Endri Sano

Pencatat Adegan: Erwinsyah Gayo

Make-Up: Ronny, Christina Ernov.

Hijab Stylish: Hikaru Iko

Unit: Sirojudin PA, Bud, Yono, Heri Boker, Pontas.

Penata Lampu: Inam, Abbas Marola, Endang Regal, Iki.

PU: Hadi gepe, Maman bobotoh.

Alhamdulillah TVM Spesial Idul Adha “Karena Aku Cinta Baginda Nabi: Memakmurkan Masjid” telah tayang di RCTI tanggal 5 Oktober 2014 sejak pukul 21.00-00.30 wib. Ragam komentar datang dari penonton. Ada yang memuja, ada juga yang memaki. Namun jika kita melihat dari sisi kuantitatif, hasil dari tayangan ini agak memuaskan karena bertengger di 10 besar rating program televisi. Berikut adalah statistik yang dibuat oleh sebuah lembaga survey.

Di media sosial seperti twitter dan facebook, komentar berseliweran sana sini. Ada yang suka, ada yang nggak suka, ada juga yang komen tentang hal lain dari TVM ini. Di twitter, para penggemar K-Pop malah mengomentari gambar-gambar boyband Korea yang nempel di kamar Tisa (Putri Titian). Ada juga yang tidak suka dengan TVM ini karena ingin segera menonton pertandingan sepak bola La Liga Spanyol. Namun lebih banyak yang menyanjung tayangan ini. Seperti bisa kita lihat di beberapa twit yang saya kumpulkan berikut ini :

https://chirpstory.com/li/233296

twit komen

Cerita yang ditulis oleh novelis Indonesia Habiburrahman El Shirazy ini telah memukau banyak penonton. Ketatnya alur cerita sehingga sulit membuat penonton bernafas di 1 jam pertama TVM.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: