Babak 2 Pengembangan (Struktur 3 Babak Part 2)

Di babak kedua ini durasinya sangat panjang. Kalau di babak pertama dan akhir itu hanya memakan durasi 10% dari total durasi film. Maka babak 2 ini menggunakan 80-85 % dari total durasi. Beberapa penulis skenario menganggap babak kedua ini adalah hal yang paling sulit digarap. Ini dikarenakan semua elemen mulai bergerak dan dikembangkan. Inti cerita baru akan dimulai.

Jika kamu belum membaca babak 1 : Pengenalan, sila meluncur ke laman ini: KLIK. Biar bisa nggak bingung dan mendapat penjelasan pendahuluan.

Lika-liku

Setelah beberapa elemen diperkenalkan, selanjutnya adalah penulis skenario bermain dengan imajinasinya. Perjalanan tokoh tidak boleh lurus-lurus saja. Harus banyak kelak-keloknya. Banyak tikungan tajam yang dilalui. Harus berlika-liku. Terseok-seok menjalani kehidupan.

Kalau lurus-lurus saja, yakin dan percaya bahwa cerita itu tidak akan menarik. Membosankan dan bikin ngantuk. Apalagi ruangan bioskop ber-AC, pasti akan ada suara ngorok terdengar dari berapa sisi. Salah satu tekniknya adalah dengan membuat Sub-Plot. Ada tokoh-tokoh atau elemen-elemen baru yang ditambahkan untuk mendukung Plot Utama. Sub Plot tidak boleh berdiri sendiri dan tidak tersambung dengan alur utama. Sub plot harus relevan dengan keseluruhan narasi dan selalu dikaitkan dengan tema sentral.

Tangga Dramatik

Di Babak kedua ini, penulis skenario juga wajib memperhatikan tangga dramatik. Setiap pergantian sequence harus ada peningkatan. Bila di awal sequence, masalah yang dihadapi protagonis masih dalam kategori ringan, maka selanjut harus semakin berat, semakin berat, dan makin-makin berat.

Tangga dramatik seperti menaiki tangga Menara. Semakin ke atas, tingkat kengerian semakin ngeri. Resiko kalau jatuh pun semakin berat. Penulis harus bisa merasakan kenaikan tangga dramatik ini. Problem yang dihadapi protagonis semakin sulit ditemukan solusinya.

Membuat Masalah  dan Menahan Informasi (Ternyata oh Ternyata)

Kita kembali lagi ke alur cerita film 3 Idiots. Setelah babak pengenalan, cerita masuk ke adegan ruang kuliah. Oleh dosen, mahasiswa disuruh mendefenisikan tentang “mesin”. Di sini Rancho dapat masalah karena secara ‘asal-asalan” mendefenisikan kata mesin. Dia bilang mesin itu seperti kerja mekanik resleting celana. Naik turun, naik turun.

Sedang si antagonis (Chatur) dapat mendefenisikan mesin secara panjang lebar sesuai text book. Dosen senang. Tapi Rancho tetap membantah bahwa dia sudah menjelaskan dengan kata yang sederhana. Dosen marah lalu menyuruh Rancho keluar kelas. Dosen mengatakan bahwa Rancho nggak akan lulus kalau seperti itu.

Di sini kita lihat protagonis mulai mendapatkan masalah. Tetapi masalahnya masih level rendah karena sangat mudah diselesaikan Rancho. Dia membalas pertanyaan dosen saat dia yang hendak keluar kelas tapi masuk lagi. Rancho menjelaskan kalau diam mau ambil buku dengan kalimat yang sangat panjang sesuai text book. Dosen semakin marah.

Sequence berikutnya Rancho ingin membantu menyelesaikan eksperimen Joy (mahasiswa tingkat akhir) yang sedang membuat drone tapi selalu gagal. Joy terancam drop-out dari kampus. Rancho lalu berjuang agar drone penelitian Joy bisa sukses terbang. Raju tidak setuju dengan inisiatif Rancho karena mereka juga banyak tugas-tugas. (Ini juga planting bahwa Raju akan jadi masalah juga buat Rancho). Dan ternyata, saat drone berhasil diterbangkan, drone itu justru yang pertama kali menjadi saksi kematian Joy yang telah bunuh diri di kamarnya.

Saat pemakanan, Rancho menyalahkan Mr. Virus yang secara tidak langsung telah membunuh Joy. Mr. Virus tidak terima karena kasus seperti ini baru terjadi. Padahal mahasiswa lain juga mendapatkan tekanan yang sama. Rancho bilang bahwa ini adalah kesalahan system pendidikan. Akhirnya Mr. Virus menyuruh Rancho untuk mengajarinya cara mengajar yang baik di depan kelas. Rancho mendapat masalah baru tapi berhasil diselesaikannya dengan mulus dan kocak.

Mr. Virus marah besar lalu mengirimkan surat kepada orang tua Farhan dan Raju agar anak-anak mereka tidak bergaul dengan Farhan karena akan mendapatkan masalah di kampus. Masa depan anak mereka akan sirna. Di sini Rancho mendapat masalah baru. Dia mendapat musuh baru yaitu orang tua Farhan dan Raju.

Ayah Farhan memarahi Rancho bahkan dilarang makan saat ibu Farhan mengajak makan. Di rumah Raju pun Ibu Raju ngomel terus tentang kemiskinan mereka. Saat mereka makan kue, ternyata papan penggilas kue dibuat untuk menggaruk punggung bapak Raju yang tengah sakit. Mereka pun tak jadi melanjutkan makan.

Di tengah kondisi lapar, Farhan, Rancho, dan Raju ke acara pernikahan yang nantinya mereka akan berkenalan dengan Pia (Kareena Kapoor). Mereka dapat makan besar, tapi dapat masalah baru karena ternyata Mr. Virus yang jadi tuan rumah acara pernikahan itu.

Selepas adegan itu, Mr. Virus menyarankan agar Raju dan Farhan pindah kamar ke kamar Chatur. Setelah perdebatan dengan Farhan, Raju pun memutuskan pindah kamar.

Chatur sangat terobsesi akan kesuksesan. Dia sangat giat belajar. Saat ujian dia sering mengalihkan teman kuliahnya dengan menyelipkan majalah dewasa ke kamar mereka. Dia percaya bahwa ada du acara menjadi juara. Tingkatkan nilaimu, atau turunkan nilai orang lain. Rancho yang mengetahui rencana jahat si Chatur itu pun melakukan pembalasan.

Rancho mengubah isi pidato Chatur di hari Guru yang dihadiri direktur dan Menteri. Ingat, di awal kita diinformasikan bahwa Chatur tidak fasih berbahas India. Chatur menghafal semua teks pidato yang telah dibuat oleh petugas perpustakaan. Padahal Rancho telah mengubah kata ‘ajaib’ menjadi ‘cabul’. Chatur tidak mengetahui itu.

Dia dengan polosnya menghafal dan mengucapkan itu di depan khalayak kampus. Semua orang tertawa dan Mr. Virus marah besar. chatur pun marah para Rancho dan Farhan yang tengah nongkrong di atas menara. Dia pun memahat dinding menara sesuai tanggal peristiwa itu: 5 Sept. Ingat bahwa di awal film penonton telah dikenalkan elemen ini. Dan sekarang baru terungkap, ternyata begitu toh kejadiannya sehingga menjadi motivasi Chatur untuk datang kembali ke kampus setelah sepuluh tahun lamanya.

Di adegan pidato itu pun kita dapat melihat bahwa penulis skenario sangat cerdas memanfaatkan elemen sederhana tapi bisa membuat masalah sekaligus efek komedi yang luar biasa. Hanya dengan mengubah kata ‘ajaib’ menjadi ‘cabul’. Meskipun dialog pidato itu lumayan panjang. Di adegan ini pula, para penonton di India sana, terpingkal-pingkal tertawa sejadi-jadinya.

Meski Raju ikut tertawa menonton pidato Chatur, tapi dia belum mau berteman lagi dengan Rancho. Padahal Rancho sudah menasehati bahwa itulah akibat dari hanya bisa menghafal tanpa memahami. Rancho juga menasehati Chatur yang terobsesi akan kesuksesan. Rancho bilang bahwa metode Chatur itu salah. Jadilah orang besar maka kesuksesan akan mengikutimu.

Masalah berikutnya makin besar lagi. Pia yang mengetahui bahwa Rancho telah mempermalukan ayahnya di depan umum lalu mendamprat dan melempar penemuan Rancho: Inverter. Rancho lalu mengalihkan perhatian Pia ke arah Suhas pacar Pia. Rancho ngatain Suhas sebagai keledai karena lulus sebagai insinyur, lalu master, ujung-ujungnya kerja di Bank. Rancho bilang lagi bahwa Suhas tidak mencintai Pia. Apa buktinya? Kata Pia.

Rancho lalu mengambil jam tangan Pia pemberian Suhas. Lalu pura-pura menghilangkannya. Suhas naik pitam memarahi Pia yang teledor menghilangkan jam tangan mahal. Suhas bilang pakai saja jam tangan kuno itu. Pia balik marah kepada Suhas dan mencelanya dengan sebutan: keledai.

Masalah dengan Pia selesai, tapi muncul masalah baru saat Rancho menerima telpon kalau bapaknya Raju sedang sakit parah. Rancho meminta Pia yang mahasiswa kedokteran untuk menjenguk. Pia mau tidak mau harus membantu karena ada kode etik kedokteran.

Bapaknya Raju tertangani dokter dengan baik. Raju yang tadinya enggan bersahabat dengan Rancho, kembali menerimanya sebagai sahabat. Pia mulai bersimpati pada Ranco. Masalah pun selesai. Penonton dihibur dengan nyanyian dan tarian khas India.

Tapi masalah baru muncul lagi. mereka yang sibuk jaga pasien di rumah sakit terlambat datang saat ujian salah satu mata kuliah. Oleh pengawas, mereka tidak boleh mengumpulkan lembar ujian yang berdasarkan nomor urut. Rancho pun mengacak-acak lembar ujiannya dengan lembar ujian mahasiwa lainnya lalu kabur keluar kelas.

Saat pengumuman hasil ujian, Farhan mendapati namanya dan nama Raju di urutan terakhir. Dia sedih karena menganggap Rancho tidak lulus. Informasi tentang kelulusan Rancho ditahan. Setelah Raju memperhatikan lagi dengan seksama, ternyata Rancho berada di urutan pertama.

Mr. Virus bertaruh dengan Rancho bahwa kedua sahabatnya itu tidak akan lulus tes wawancara kerja di kampus. Rancho tetap yakin bahwa sahabatnya akan lulus. Informasi tentang ini kembali ditahan dengan pergantian sequence flash forward ke masa kini saat Farhan, Raju, dan Chatur dalam perjalanan mencari Rancho.

Mereka akhirnya menemukan di mana rumah Rancho. Kebetulan di rumah itu ada upacara kematian ayah Rancho. Ternyata, mereka mendapati fakta bahwa Rancho yang mereka kenal selama ini bukanlah Rancho. Orang yang bernama Rancho adalah majikan Chhote (Rancho palsu yang selama ini menjadi sahabat mereka di kampus). Chhote adalah anak pembantu yang sangat cerdas. Saat di akelas 6 dia mampu mengerjakan soal matematika anak kelas 10.

Ayah Rancho mengetahui hal ini dan menyuruh Chhote (nama aslinya masih disembunyikan – menahan informasi) untuk melanjutkan kuliah atas nama Rancho karena dia hanya butuh ijazah yang akan ditempel di dinding rumah. Setelah lulus kuliah pun Rancho harus berjanji tidak akan menemui semua orang yang pernah dikenalnya di kampus. Tapi dia bilang bahwa suatu hari nanti akan ada 2 idiots yang mencarinya.

Setelah mendapatkan alamat Chhote, mereka pun melanjutkan perjalanan. Di dalam mobil Chatur menginformasikan bahwa pekan depan dia akan menandatangani perjanjian jutaan dollar dengan Phunshuk Wangdu. Informasi penting kembali diberikan kepada penonton dan akan terjawab di akhir film. Kedua sahabat Rancho tetap menyebut nama Chhote dengan Rancho karena penonton pun sudah sangat terikat dengan nama itu. Pengenalan Chhote sebagai Rancho sudah sangat kuat melekat di ingatan penonton sehingga harus terus dipertahankan. Selain itu pun untuk memberi kejutan di ending.

Adegan kembali ke masa kuliah. Mr. Virus  kembali bertaruh di hadapan mahasiswa bahwa Raju dan Farhan tidak akan lulus tes wawancara kerja. Ketiga sahabat ini kesal bukan main melampiaskan dengan minum minuman keras.

BACA JUGA :

Di tengah kondisi mabuk, Rancho memberi nasehat kepada kedua sahabatnya bahwa kalian harus berani menghadapi kenyataan. Rancho membuktikan bahwa selama ini Raju dan Farhan itu penakut. Farhan tidak jadi mengirim surat magang kepada fotografer terkenal di Hungaria karena takut kepada bapaknya. Dan Raju takut karena selalu memakai cincin azimat untuk ujian, pernikahan kakak, dan untuk pekerjaan. Farhan pun ngatain bahwa Rancho itu penakut karena tidak berani mengatakan cinta kepada Pia. Mereka memberi tantangan kepada Rancho kalau dia berani bilang cinta, maka Raju akan melepas cincin dan Farhan akan menyatakan keinginannya menjadi fotografer bukan insinyur kepada bapaknya.

Rancho pun menerima tantangan itu yang akan menimbulkan masalah yang lebih berat lagi. Rancho Cs pun menuju rumah Mr. Virus di tengah malam. Di kamar Pia, Rancho pun menyatakan cintanya kepada Pia yang lagi tidur. Ternyata tangan orang yang dipegang Rancho itu bukan Pia melainkan kakak Pia yang kebetulan lagi tidur di situ. Penonton pun diinfokan bahwa kakak Pia sedang mengandung besar. Mr. Virus pun terbangun dan sempat melihat 3 orang yang kabur dari rumahnya. Dia melihat dengan jelas Raju Rastogi. Ketiga sahabat yang kabur ini lari dan tidur di kelas.

Keesokan harinya, Mr. Virus masuk ke kelas mereka dan mendapat Raju yang masih dalam kondisi mabuk berat. Mr. Virus naik pitam dan menyuruh Raju untuk menulis surat pemecatan Raju Rastogi kepada kedua orang tua Raju. Saat itu juga Raju frustasi. Pas jam Mr.  Virus mencukur kumis, Raju melompat keluar jendela dengan niat bunuh diri karena putus harapan dan membayangkan nasib kedua orang tuanya jika mengetahui hal tersebut.

Raju yang terjatuh dari lantai keberapa itu lantas sekarat. Dia dilarikan ke rumah sakit. Rancho, Pia, dan Farhan berusaha keras agar Raju bisa pulih kembali. Mereka dengan segala cara menghibur Raju yang meski telah terjaga tapi tak dapat bisa apa-apa hanya menatap nanar.

Beberapa adegan flashback ditampilkan untuk mengaduk-aduk emosi haru penonton. Akhirnya Raju bisa bereaksi setelah Rancho mengatakan bahwa Farhan berniat menikahi kakak Raju yang telah setengah baya itu. Raju pun bereaksi lebih jauh meski Raju tahu Rancho berbohong tentang pernikahan itu.

Setelah Raju benar-benar pulih, dia membuang semua cincinnya sebagai pemenuhan janjinya pada Rancho kalau Rancho berani mengatakan cinta pada Pia. Raju pun berani ikut wawancara. Farhan pun harus memenuhi janji untuk menyatakan keinginannya menjadi fotografer kepada ayahnya. Terlebih fotografer idolanya itu telah mengirim surat balasan untuk menerimanya bekerja.

Farhan harus menghadapi masalah saat menyatakan keinginannya menjadi fotografer kepada ayahnya. Raju pun menghadapi masalah saat wawancara kerja di kampus. Dia ditanya perihal kenapa dia hendak bunuh diri dan nilai-nilainya yang selalu buruk.

Farhan dapat meluluhkan hati Sang Ayah. Raju pun berhasil meyakinkan pewawancara untuk menerimanya bekerja. Mereka berdua melakukan penghormatan khas kampus kepada Rancho yang telah memotivasi mereka untuk menjadi lebih baik. Kumis Mr. Virus pun dicukur oleh tukang cukur langganannya karena itu adalah janjinya jika Raju dan Farhan bisa diterima kerja.

Amarah Mr. Virus semakin menjadi-jadi kepada Raju. Dia berniat membalas dendam dengan membuat sendiri soal ujian akhir kelulusan. Pia yang mendengar hal tersebut lalu mengabarkan kepada Rancho tentang hal itu. Pia memberikan kunci kantor Mr. Virus agar Rancho bisa menduplikat lembar soal itu. hal ini mungkin solusi tapi justru akan menjadi masalah besar bagi ketiga ‘idiot’ itu.

Adegan kembali ke masa kini. Adegan mencuri lembar soal itu tertahan. Farhan dan Raju yang tengah mencari Rancho pun berniat untuk mengajak Pia menemui Rancho. Kebetulan di hari itu adalah hari pernikahan Pia dengan Suhas.

Farhan dan Raju berhasil menyusup ke dalam acara lalu membujuk Pia kabur untuk bertemu dengan Rancho. Pia berhasil dibujuk dan mereka pun kabur. Di dalam mobil, ternyata Farhan dan Raju tidak mengetahui kondisi Rancho saat ini apakah telah menikah atau belum. Pia pun marah.

Adegan kembali ke masa lampau saat Rancho dan Farhan berusaha mencuri lembar soal ujian. Mereka masuk dalam area berbahaya. Mr. Virus mengetahui bahwa telah terjadi sesuatu di kantornya setelah melihat layar hape Pia ada panggilan masuk dari DAD OFFICE. Mr. Virus pun langsung ke kantornya dan mendapati bahwa lembar soal ujian telah difotokopi.

Masalah yang dihadapi Rancho cs semakin berat. Ingat tangga dramatik. Semakin jauh harus semakin naik. Saat raju menerima lembar soal itu Rancho, dia malah tidak mau menerima lalu melemparnya ke arah pintu kamar. Saat itu juga Mr. Virus datang bersama sejumlah sekuriti kampus. Mr. Virus lalu memukul Rancho dengan payung yang dibawanya. (Ini adalah informasi bahwa saat itu hujan).

Mr. Virus juga mengatakan bahwa saat itu juga Rancho telah dipecat dari kampus. Dia harus keluar asrama saat itu juga. Mr. Virus lalu pulang ke rumah dan marah-marah kepada Pia yang dicurigainya telah memberi kunci kantor kepada Rancho. Pia tidak membela diri bahwa dia akan menyesal jika tidak memberi kunci kantor kepada Rancho. Sama menyesalnya seperti saat dia menyesal tidak memberi kunci kantor kepada Abangnya.

Penonton baru tahu kalau Abang Pia ternyata bunuh diri juga karena patah harapan setelah beberapa kali tidak lulus ujian. Informasi yang tertahan ini baru diungkap.

Setelah itu Pia kabur dari rumah menuju rumah sakit. Mr. Virus terdiam karena Pia menuding dirinya membunuh anaknya sendiri yaitu Abang Pia. Hujun pun turun semakin deras saat Rancho cs angkut koper keluar kampus. Bahkan telah terjadi banjir.

Kakak perempuan Pia yang hendak melahirkan tak bisa ke rumah sakit karena banjir telah meluap. Padahal dia telah ada di dalam mobil. Rancho cs yang melihat itupun lantas menolong Mona kakak Pia. Mereka menyiapkan dan berusaha membantu proses kelahiran dengan peralatan dan pengetahuan yang seadanya.

Masalah baru muncul lagi. Mereka harus berhasil membantu kelahiran Mona. Mereka mencoba video call menggunakan laptop. Pia pun mengarahkan cara persalinan dari rumah sakit. Masalah muncul lagi karena mati lampu. Penemuan Rancho yaitu Inventer yang bisa mengalirkan listrik pun digunakan. Lampu berhasil dinyalakan lalu mereka melanjutkan persalinan darurat.

Bayi pun berhasil dikeluarkan tapi belum bergerak dan menangis seperti bayi lahir normal lainnya. Raju tanpa sengaja mengucapkan All Is Well. Elemen ini telah beberapa kali direpetisi di beberapa adegan. Bayi pun bisa bergerak dan menangis. Semua gembira. Rancho menyerahkan bayi kepada Mr. Virus. Semua masalah terselesaikan dengan baik.

Mr. Virus pun berterima kasih kepada Rancho lalu memberinya pena astronot. Pena yang hanya diberikan kepada mahasiswa terbaik dan hebat. Selama ini belum ada mahasiswa yang mampu mendapatnya. Saat wisuda, Rancho disematkan sebagai lulusan terbaik. Farhan yang tak menggunakan kostum wisuda memotretnya. Rancho lalu pergi tanpa kabar.

Repetisi

Repetisi atau pengulangan eleman dalam film tujuannya adalah untuk menguatkan dan meningkatkan efek dramatik. Repetisi bisa dilakukan di hampir segala elemen dalam film: karakter, dialog, properti, aksi, pencahayaan, kostum, set, efek suara, gerak kamera, hingga musik.

Dalam film 3 Idiots kita mendapatkan banyak sekali elemen yang berulang. Hal ini tentu saja menguatkan adegan, menguatkan karakter, dan memberi kesatuan (unity). Elemen-elemen tersebut tidak berdiri sendiri tetapi berhubungan satu sama lain. selain itu juga bisa menambah efek dramatik yang diinginkan pembuat film.

Lalu apa saja repetisi itu?

Karakter

Karakter Rancho sebagai orang yang suka menolong. Ini diperlihatkan saat Rancho memberi uang kepada Milimiter untuk membeli seragam sekolah. Terulang lagi saat Rancho membantu Joy Lobo menyelesaikan drone agar bisa terbang. Rancho membantu kedua sahabatnya agar bisa memiliki kepercayaan diri yang kuat. Rancho membantu Pia terlepas dari Suhas yang materalitis. Rancho menolong ayah Raju yang tengah sakit parah. Rancho dengan sekuat tenaga menyembuhkan Raju yang hampir mati karena bunuh diri. Dan terakhir Rancho menolong Mona kakak Pia dalam persalinan darurat.

Pengulangan ini sungguh semakin memantapkan peran Rancho sebagai orang baik yang patut diteladani. Meski di beberapa adegan mabuk-mabukan bukanlah hal yang patut dicontoh.

Dialog

Di film ini kita disuguhkan dengan beberapa kali terjadi repetisi dialog: All Is Well, Idiot, pembunuhan, farhanite prerajulisation, dan beberapa lainnya.

Properti

Pena astronot, inverter, jam tangan, helem Pia, scooter, drone (mengalami pengembangan saat penelitian Joy dan saat Rancho bermain bersama murid-muridnya di ending film).Tulisan nama ketiga sahabat di papan pengumuman yang tadinya hanya sebagai informasi pembagian kamar, lalu naik tingkat dramatiknya menjadi pengumuman kelulusan.

Aksi

Aksi penghormatan dengan membuka celana dan memperlihatkan celana dalam sambil membungkuk lalu menepuk pantat. Mengaliri aliran listrik kepada orang yang kencing sembarangan. Cukur kumis. Kentut Chatur.

Kostum

Turban di kepala dan busana pengantin Pia.

Set

Set meja pingpong yang akan digunakan saat persalinan Mona. Set rumah sakit. Tadinya ayah Raju yang diobati, berikutnya justru Raju yang sakit parah.

Pencahayaan

Gambar hitam putih di rumah orang tua Raju.

Musik

Lagu yang dinyanyikan Joy Lobo diulang kembali saat wisuda.

Dan masih banyak elemen lain yang luput ditulisan di sini. Anda dapat menonton filmnya dan menemukannya sendiri. Elemen-elemen  tersebut mengalami repetisi untuk saling menguatkan antara adegan yang lalu dan setelah. Ada keterkaitan satu dengan yang lainnya. Sehingga penonton bisa merasakan adanya kesatuan film, juga menimbulkan efek dramatik: sindiran, ketegangan, lelucon, keharuan, dan kejutan.

Repetisi ini tidak hanya terjadi di babak kedua, tetapi berlanjut di babak 3: Penyelesaian.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: