Untuk Suaminya Yang Telah Tiada

seorang istri yang shalihah

ditinggal syahid suaminya

dititipkan anak-anaknya yang dua

diserahkan paruh hidup : menjanda dalam muda

 

adakah dikenangnya kisah jihad?

saat dipinangnya ia dengan mahar

seperangkat alat perang dan

-darahku sebagai inaimu wahai pengantin

 

mengulur kain-kain ke sekujur tubuh

bahkan di wajahnya tanpa menutupi mata

ia tak sedikit pun sedih

walau ia menangis

 

ia hanya mengenang potret suaminya

ia hanya kangen

pada kalimat-kalimat suaminya

pada keberanian suaminya

pada segala yang dimiliki suaminya

pada segala yang tidak dimiliki suaminya

 

– buat pakcik ikhlas

ditulis oleh Firman Syah

tahun 2001

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: