Kisah Preman Tobat Yang Mengetuk Hati

Ini adalah kisah preman tobat yang mengetuk hati seorang perempuan, juga seluruh warga kampung. Meski tadinya si Badur ditolak warga, tapi akhirnya ia mampu meyakinkan dan merebut hati orang-orang kampung.

Beginilah kisahnya:

Badur (37) pulang ke kampungnya setelah menjalani hukuman 5 tahun di penjara. Badur mendekam di hotel prodeo karena telah memperkosa Suri (29) bunga desa di kampung itu.

Warga kampung menyambut Badur dengan sinis. Badur merasakan hal itu tetapi dia berusaha tegar mengakui kesalahannya dahulu.

Badur pun langsung ke mesjid menemui Ustaz Riduan. Selain meminta nasihat, Badur juga minta perlindungan dari Ustaz Riduan. Ustaz Riduan bilang bahwa mintalah perlindungan pada Allah. Badur menyimak dengan seksama.

Keluarga Suri mengadakan rapat pleno untuk menentukan sikap mereka terhadap kedatangan Badur sang pemerkosa. Rapat pleno itu mengambil keputusan bahwa mereka yang merasa laki-laki harus melakukan tindakan. Terserah apapun tindakan itu. Selama masih mencintai kehormatan keluarga ini. Suri sang korban tidak bisa ambil bicara karena kondisinya sejak diperkosa menjadi setengah gila.

Sesampainya Badur di rumah, ia bertemu Mbok Ritem ibunya yang juga sinis.

“Aku sudah tidak punya anak,'” kata Mbok Ritem.

Mbok juga mengatakan apa Badur masih punya nyali datang ke kampung ini? Muka Mbok Ritem sudah hitam tercoreng perbuatan Badur. Pokoknya Mbok Ritem tidak sudi Badur kembali ke kampung ini.

Badur jadi bimbang, semua orang di kampungnya tidak ada lagi yang mengharapkan kedatangannya kecuali Ustad Riduan. Badur pun ke mesjid minta bisa tinggal di situ. Ustad Riduan mengizinkannya. Tetapi Ustad Riduan bilang bahwa suatu saat kamu harus kembali berbakti kepada ibumu. Badur menyanggupi.

Di mesjid, warga banyak yang enggan berdampingan dengan Badur. Badur merasa kesepian. Oleh teman-teman begundalnya dulu, Badur diajak kembali ke dunia hitam.

Badur menolak, bahkan Badur bilang akan bertanggung jawab terhadap perbuatannya dahulu. Ingin bekerja mengembalikan uang orang-orang yang dipalaknya. Mempersunting Suri yang telah diperkosanya.

Teman-teman Badur merasa aneh dengan sikap Badur lalu kemudian memusuhinya.

Badur si Preman Tobat Hadapi Amarah

Badur merasa sendirian meski Ustad Riduan mau menampungnya. Dalam kesendiriannya itu tiba-tiba Ruli, seorang anggota keluarga Suri mendatanginya ingin menuntut balas. Darah harus dibayar darah, katanya.

Badur pun merelakan dirinya disiksa. Tapi begitu orang itu mengeluarkan golok, naluri preman Badur muncul. Badur berhasil mengatasi serangan dan melumpuhkan Ruli.

Ruli pulang ke rumah dan mengadu bahwa dia disiksa oleh Badur. Semua anggota keluarga yang laki-laki terpicu amarah. Mereka lantas membawa berbagai senjata tajam dan mendatangi Badur di mesjid.

Ustad Riduan mengatakan bahwa sejak dia berdiri di sini dia tidak melihat Badur. Orang-orang itu pulang dengan kecewa.

Badur bertanya kok Ustaz berbohong? Ustaz bilang bahwa dia tidak berbohong karena memang waktu dia berdiri di beranda mesjid dia tidak melihat Badur.

Di pasar, Mbok Ritem bertengkar dengan ibunya Suri, karena telah melahirkan anak kurang ajar sampah masyarakat. Mbok Ritem membela Badur. Kebetulan Badur melihat pertengkaran itu.

Ketika Ibunya Suri hendak memukuli Mbok Ritem, Badur dengan gesit melindungi Mboknya dengan tubuhnya. Sejak itu Mbok Ritem mau kembali menerima Badur sebagai anaknya.

Perundungan Massal

Tapi amarah dendam makin berkobar dari keluarga Suri. Mereka mendatangi rumah Mbok Ritem. Mereka hendak mengusir Badur dari kampung itu.

Ustaz Riduan muncul dan menerangkan bahwa Badur sudah menerima hukumannya dan sekarang dia sudah insaf dan memilih jalan Allah. Anggota keluarga ada yang tidak puas dan mengatakan bahwa Ustaz telah sekongkol dengan bajingan. Dia memprovokasi bahwa Ustaz Riduan bersekongkol dengan preman dan harus keluar kampung.

Dia bahkan menarik kerah baju Ustad.

Badur tidak tinggal diam. Badur ingin membela tapi Ustaz Riduan marah kepada provokator itu.

“Apa? Kamu mau mengusir saya?”Bentak Ustaz Riduan.

Orang itu langsung mengkeret. Takut. Ternyata Ustaz juga bisa marah. Yang lain juga diam. Ustaz Riduan menerangkan sekali lagi tentang pertobatan. Badur lalu menimpali bahwa dia ingin bertanggung jawab bersedia menikahi Suri.

Keluarga Suri tidak setuju. Tapi tiba-tiba Suri muncul bersama anaknya. Semua terperangah, mereka tidak menyangka Suri nongol dan bicara. Suri menyatakan kesediaannya menikah dengan Badur, bapak dari anak ini. Mbok Ritem langsung memeluk Suri. Suasana yang tadi panas berangsur berubah menjadi linangan air mata.

Begitulah kisah si Badur preman tobat yang menghadapi masalah baru selepas ia keluar penjara. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah ini.

Sinopsis

Inilah Jalan-Mu

Penulis : Firman Syah

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: