4 Contoh Sinopsis Film Pendek dan Cara Membuatnya

Sebelum melakukan syuting film pendek, kita terlebih dahulu harus membuat cerita yang tertuang dalam sinopsis film pendek. Sebelum sampai ke tahap penulisan skenario, sinopsis yang ditulis harus mendeskripsikan secara jelas cerita kita: tokoh utama, peristiwa, konflik, setting, dan ending film.

Sinopsis untuk bahan promosi sangat berbeda dengan sinopsis yang ditulis untuk kerangka cerita sebelum tahap penulisan skenario. Sinopsis untuk alat promosi tidak boleh menuliskan ending cerita karena calon penonton telah diberi spoilers. Sedangkan sinopsis sebagai kerangka cerita, harus menampilkan ending. Untuk film pendek, ending ini sangat penting.

Namun sebelum menulis sinopsis, ada baiknya kita terlebih dahulu menentukan 2 hal: Pesan Moral dan Tema.

Pesan Moral adalah tentang gagasan dan nasihat yang ingin kita sampaikan kepada penonton. Misal, “Keserakahan akan membuatmu terperangkap lubang yang sangat dalam.” Ini bisa kita lihat di film pendek “Black Hole”.

Tema adalah inti cerita atau dasar cerita. Di sini kita akan memaparkan tokoh utama siapa, dan peristiwa yang dihadapinya apa? Termasuk ending ceritanya bagaimana? Tema untuk film pendek kita adalah tentang siapa yang melakukan apa, lalu ternyata dia…?

Contoh tema di film “Black Hole” tadi, tentang si Fulan yang bisa memasukkan tubuhnya kemana saja melewati lubang hitam di sebuah kertas, namun akhirnya dia terperangkan saat masuk ke dalam brankas.

Setelah membuat tema, kita mulai membuat cerita yang tertuang dalam sinopsis. Kira-kira akan memulai dari mana cerita “Black Hole” itu?

Sinopsis Film Pendek “Black Hole”

Si Fulan lagi bosan di kantor. Dia sedang memfotokopi sebuah lembar kerja. Tetapi mesin fotokopi ngadat sehingga dia kesal lalu menendang mesin itu. Mesin bekerja lagi tapi yang keluar bukannya hasil fotokopi lembar kerja, tapi sebuah titik hitam besar hampir memenuhi seluruh lembar kertas.

Si Fulan, menaruh black hole itu di meja lalu memeriksa mesin foto kopi. “Perasaan nggak ada yang aneh,” dia membatin. Dia menenangkan diri dengan minum kopi lalu dia menaruh gelas ke atas kertas black hole itu. Eh, tapi gelasnya malah nyemplung ke dalam meja menerobos titik hitam itu. Perlahan Fulan mengetes kertas black hole dengan memasukkan tangan. Ternyata tembus, cuy. Dia pun mengambil biscuit dalam etalase, membuka pintu yang terkunci, dan mengambil uang dalam brankas kantor.

Tapi karena nafsu serakah yang menggebu, tidak hanya tangannya saja yang masuk ke dalam brankas. Untuk mengambil seluruh uang dia harus masuk. Tetapi ternyata, begitu dia masuk, kertas black hole yang ditempel pun copot dan dia tak bisa keluar.

Sinopsis Film Pendek “Wiloka”

Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, Nisa selalu diberikan bekal oleh ibunya. Tetapi sesampainya di sekolah, Nisa malah enggan memakan sarapan pemberian ibunya itu. Nisa nggak suka. Bekal itu lalu diberikan kepada temannya.

Pas jam istirahat, Nisa secara tidak sengaja melihat Siti temannya itu memasukkan bekal ke dalam tas lalu pergi keluar sekolah. Nisa heran lalu mengikuti Siti. Ternyata bekal itu diberikan Siti kepada emaknya yang tengah kelaparan di rumah.

Sinopsis Film Pendek “500”

Pengemudi ojol mengembalikan sejumlah uang kepada konstumer, termasuk sebuah Koin 500 perak. Ketika turun dari mobil, koin 500 itu terjatuh dan sang empunya enggan untuk mengambilnya. Toh cuma uang receh.

Lama berselang, ada juga orang yang memungutnya. Koin itu diberikan kepada pengamen jalanan yang tengah lewat. Saat pengamen itu melihat seorang pengemis yang tampak lebih miskin darinya, ia pun memberikan koin 500 itu. Tak lama, anak si pengemis datang minta uang. Koin 500 itu pun berpindah kepada si anak pengemis yang mungkin akan membeli permen atau apa.

Tetiba si anak mendengar azan lalu mampir ke sebuah musholla. Seusai sholat, ternyata koin 500 itu pun masuk ke dalam kotak amal.

Catatan: tema film pendek yang tentang siapa itu tidak harus tentang manusia, mungkin saja bisa hewan, tumbuhan, atau benda-benda yang lain.

Sinopsis Film Pendek “Bismillah”

Sebelum melakukan aktivitas, biasanya Faiza selalu mengucapkan “Bismillah”. Tetapi beberapa hari terakhir, setelah membaca basmalah ia malah seperti mendapatkan musibah. Faiza lalu teringat dengan perkataan ustadznya guru di madrasah yang bilang bahwa mengucapkan basmalah sebelum beraktivitas bisa membuat kita selalu berada dalam keselamatan.

Tapi ternyata ada beberapa peristiwa seperti saat dia hendak minum, malah gelasnya disenggol orang hingga terjatuh. Saat dia hendak mengambil hape, eh hapenya malah jatuh. Saat dia hendak mengambil uang yang tergeletak di jalanan, dia malah didorong orang lain.

Faiza tidak tahu, gelas yang hendak diminumnya itu ternyata telah ditaburi racun. Waktu hapenya jatuh dan dia merunduk, itu ternyata menghalangi orang yang hendak mencopetnya. Dan orang yang mendorong saat dia ingin mengambil uang, ternyata di bawah uang itu ada ular berbisa yang siap menerkam. Ternyata mengucapkan “bismillah” bisa menghindarinya dari berbagai musibah.

Beberapa contoh di atas juga adalah hasil dari workshop film pendek yang diselenggarakan untuk Madrasah Aliyah Negeri dan Madrasah Tsanawiyah Negeri di DKI Jakarta. Semoga dengan contoh-contoh ini, kalian dapat membuat sinopsis film pendek kalian sendiri.

Baca juga artikel:

  1. Dasar Penulisan Skenario.
  2. Mengelola Konflik Dalam Sebuah Cerita Film.
  3. Struktur 3 Babak, Babak 1 Pembukaan
  4. Struktur 3 Babak, Babak 2 Pengembangan
  5. Struktur 3 Babak, Babak 3 Penyelesaian
  6. Contoh Proposal dan Skenario Film Pendek.
  7. Contoh Skenario Film Iklan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: